Pelangi Yang Ternodai


Dulu ketika melihat pelangi, pasti kita merasakan keindahan sangat indah.Namun keindah itu sekarang berubah menjadi amat menjijikan ketika sekelompok orang yang menamakan dirinya LGBT atau lesby,guy,biseksual dan tragender mencatut pelangi sebagai lambang untuk kemerdekaan mereka atas kebebasan yang dinanti selama ini. Memang tidak ada yang salah dalam perkara mencintai, namun yang salah itu ketika seseorang mencintai tanpa melihat batas-batas atau bisa dibilang cinta buta. Cinta merupakan sesuatu yang diciptakan untuk memperindah dunia bukan malah merusaknya dan menghancurkannya dengan ego dan kebodohan yang ada.

Love wins adalah slogan para kaum LGBT dalam menyuarakan kebebasannya kepada seluruh dunia. Pertanyaan yang mengganjal pikiran saya adalah adakah cinta yang tercipta dari sebuah kesamaan gender?Ataukah itu hanya pemuas nafsu semata?Cinta dan nafsu bagaikan 2 mata koin yang takkan bersatu bagaimana pun caranya. Cinta akan abadi sedangkan nafsu akan abadi jika selalu terpenuhi. Ketika nafsu sudah tak terpenuhi,maka yang ada hanya kebosanan dan kejenuhan.

Memang HAM harus dijunjung setinggi mungkin, namun bukannya HAM itu berpatokan pada ke Tuhanan? Lalu bagaimana Tuhan bisa mengiyakan ciptaanNya melakukan tindakan diluar apa yang dikehendakiNya? Kalau memang kaum LGBT merasa adalah haknya untuk mencintai siapapun walau itu sesama jenis, lalu mengapa pembunuh tidak boleh mendapatkan haknya untuk membunuh hanya untuk kesenangan?

Bisa dikatakan kaum LGBT mengambil poros tersendiri untuk mereka agar mereka dapat bebas merdeka. Namun satu hal yang pasti, mereka adalah kaum yang menyimpang dari aspek manapun yang ada didunia ini. Bukankah Gay, lesby atau sejenisnya terjadi bukan karena gen tapi karena orientasi seks yang menyimpang? Jadi jangan salahkan siapapun atau membuat alasan apapun untuk membebaskan cara pikir yang menyimpang ini ke muka bumi karena itu adalah kemauan sendiri tanpa ada unsur dari luar.


Jadi bagi kalian yang mendukung para kaum LGBT dan beramsumsi dengan berbagai hal, saya dapat katakan kalian adalah orang yang tidak berakal apalagi bermoral karena hanya binatang (itupun kalau ada) yang mengawini sesama jenis. Buka hati dan pikiran kalian, serta mata dan telinga kalian, agar kalian tidak terjebak dalam kebodohan yang terorganisir. Ikutilah apa yang sewajarnya dilakukan dan jangan mencoba hal yang diluar akal sehat.
Previous
Next Post »
Hak Cipta Dilindungi Oleh TUHAN YANG MAHA ESA. Diberdayakan oleh Blogger.